LAPORAN FIELD TRIP MK ANALISIS PELUANG PASAR AGRIBISNIS KE SABILA FARM POLBANGTAN YOGYAKARTA
I. PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Fieldtrip merupakan kegiatan praktek akademik bagi mahasiswa sehingga
diharapkan mahasiswa memperoleh pengalaman praktek mandiri yang nantinya akan
berguna untuk pengembangan profesinya sebelum menyusun laporan. Secara spesifik
tujuan fieldtrip adalah untuk menerapkan,membandingkan dan menelaah ilmu
pengetahuan yang didapat selama perkuliahan serta dilatih
menyesuaikan diri dengan kondisi di lapangan. Kegiatan fieldtrip dilakukan pada mahasiswa semester 1
dalam waktu satu hari. Fieldtrip dilaksanakan sebagai kegiatan pembelajaran
untuk memberikan pengalaman budidaya atau usaha kepada mahasiswa dalam rangka menerapkan
atau membandingkan teori dan pengetahuan yang telah diterimanya dalam perkuliahan
atau praktikum dengan situasi nyata di tempat fieldtrip baik dari aspek
akademis.
Fieldtrip
dilakukan di Sabila Farm. Sabila Farm merupakan Agrowisata dan memproduksi buah-buahan yang berada di Jalan
Kaliurang KM 18,5 Dusun Kertodadi Pakem Sleman Yogyakarta. Bentuk badan hukum
yang dimiliki oleh Sabila Farm yaitu UD (Usaha Dagang). Sabila Farm memiliki
visi dan misi yang ingin dicapai. Visi yang dimiliki oleh Sabila Farm yaitu
meningkatkan kuantitas dan kualitas komoditas buah naga dan buah lainnya dan meningkatkan
pengetahuan masyarakat tentang pertanian, sedangkan misi dari Sabila Farm yaitu
memperluas lahan penanaman buah naga dan buah lainnya, menerapkan teknologi
budidaya dan pascapanen buahnaga dan buah lainnya dan menyelenggarakan
pelatihan dan penelitian bagi masyarakat dan mahasiswa.
UD.Sabila Farm merupakan salah satu perusahaan
hortikultura, khususnya buah-buahan yang didirikan pada tahun 2005. Sabila Farm
saat ini sudah memiliki lahan seluas 11 hektar dengan menyewa lahan kas Desa
Pakembinangun, Sleman Yogyakarta. Luasan 5 hektar untuk komoditas buah naga dan
sisanya ditanami oleh komoditas papaya, sirsak, srikaya jumbo, ciplukan, durian
musang king, alpukat, jambu air, jambu kristal, lemon seedless pakem, jeruk
dekopon dan kurma. Jenis buah naga yang ditanam adalah varietas Buah Naga
Sabila Putih dan Buah Naga Sabila merah.
Pada tahun 1870 tanaman ini dibawa orang Perancis dari Guyana ke Vietnam sebagai
tanaman hias. Oleh orang Vietnam dan orang Cina buahnya dianggap membawa
berkah. Oleh sebab itu, buah ini selalu diletakkan di antara dua ekor patung naga berwarna hijau di atas meja
altar. Warna merah buah terlihat mencolok di antara warna naga-naga yang hijau.
Dari kebiasaan inilah buah itu di kalangan orang Vietnam yang sangat
terpengaruh budaya Cina dikenal sebagai thang loy (buah naga). Istilah Thang loy kemudian
diterjemahkan di Eropa dan
negara lain yang berbahasa Inggris sebagai dragon fruit (buah naga).
B. B.
Tujuan
1.
Memenuhi tugas
matakuliah Analisis Peluang Agribisnis.
2. Mememuhi
pengumpulan data dan informasi mengenai Analisis Peluang Pasar agribisnis yang
ada di Sabila Farm.
3. Mendapatkan pengetahuan dan wawasan tetantang
agropreneur dan peluang pasar Hortikultura.
4.
Mampu
mengidentifikasi peluang pasar yang ada di Sabila Farm
5.
Mengetahui
cara budidaya buah dengan baik dan benar terutama buah naga.
6. Mampu
meningkatkan kerjasama dan silahturahmi antar pihak Kampus Politeknik
Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang dengan pihak Sabila Farm.
C.
C. Manfaat
1.
Mahasiswa
mampu medapatkan informasi mengenai peluang pasar yang terjadi di Sabila Farm.
2.
Mahasiswa
mendapatkan pengetahuan dan wawasan tentang
agropreneur dan peluang Hortikultura.
3.
Mahasiwa
mengetahui cara mengidentifikasi peluang pasar di Sabila Farm.
4.
Mahasiswa
mengetahui cara budidaya buah dengan baik terutama buah naga.
II. PELAKSANAAN
A.
Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Kegiatan
fieldtrip dilaksanakan pada hari Jum’at, 30 November 2018. Lokasi kegiatan
fieldtrip berada di kebun buah naga Sabila Farm 1 yang bertempat di Jl. Kaliurang Km. 18,5 Pakem, Kabupaten
Seleman, DI Yogyakarta.
B.
Pelaksanaan
|
WAKTU |
KEGIATAN |
MATERI |
PELAKSANAAN |
LOKASI |
|
07.00-08.00 |
Perjalanan
menuju Sabila Farm |
|
Tim kampus
dan mahasiswa |
Kampus dan
Sabila Farm |
|
08.00-08.15 |
Tiba
dilokasi |
Penerimaan
dan ramah tamah |
Tim kampus,
mahasiwa dan Pihak Sabila Farm |
Sabila Farm |
|
08.15-09.15 |
Motivasi
dari bapak Gun Soetopo |
Motivasi
sukses, dan kiat-kiat menemukan peluang pasar agribisnis |
Bapak Gun
Soetopo dan Tim Sabila Farm |
Sabila Farm |
|
09.15-10.15 |
Kegiatan
Lapangan |
Kunjungan
lapangan dan praktek singkat. Dilanjutkan dengan mencermati produk yang
memiliki peluang pasar |
Tim Kampus,
Mahasiswa dan Tim Sabila Farm |
Sabila Farm |
|
10.15-11.00 |
Pasca panen |
Pasca panen
dan demo olahan sederhana |
Tim Sabila
Farm dan Mahasiswa |
Sabila Farm |
|
11.30-13.00 |
Sholat
jum’at dan istirahat makan siang |
|
Tim Kampus, Tim
Sabila Farm dan Mahasiswa |
Masjid dan
Sabila Farm |
|
13.00-15.00 |
Kegiatan
tambahan untuk mahasiswa |
|
Tim Kampus
dan Mahasiswa |
Tempat
Wisata |
|
15.00-16.00 |
Perjalanan
menuju kampus |
|
Tim Kampus
dan Mahasiswa |
Kampus |
C. Hasil Pelaksanaan
SSabila Farm merupakan perkebunan buah-buahan yang terletak di Jalan Kaliurang KM 18,5 Dusun Kertodadi Pakem-Sleman Yogyakarta. Desa Pakembinangun memiliki luas 41,80 Ha, berada di Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman dengan koordinat 7o39’25”S dan 110o25’21”EBerdasarkan topografinya, Desa Pakembinangun berada pada ketinggian 398-976 km dari permukaan laut dengan curah hujan 200 mm/tahun, serta suhu rata-rata per tahun 23-30oC. Letak Desa Pakembinangun berada di lereng Gunung Merapi dan sering terkena dampak erupsi membuat tanah di desa ini berasal dari batuan vulkanik.
Lahan yang digunakan Sabila
Farm untuk menanami buah-buahan khususnya buah naga tidak sesuai untuk kegiatan
usaha tani karena memiliki curah hujanyang tinggi dan merupakan lahan
padas.Dari keadaan tersebut, Bapak Gun Soetopo berinovasi dengan menghasilkan
teknologi tepat guna sehingga kebun Sabila Farm yang memiliki lahan marginal
(sub-optimal) dapat menghasilkan hasil panen yang optimal berkualitas premium.
Teknologi yang diterapkan di Sabila Farm adalah teknologi pencahayaan lampu
yang mengkondisikan penyinaran tanaman lebih dari dua belas jam untuk
menstimulus munculnya bunga dan buah di luar musim. Dengan begitu Sabila Farm
akan tetap berproduksi di luar musim panen Buah Naga walaupun kuantitasnya
tidak sama dengan pada saat masa panen. Usaha tani yang dilakukan oleh Bapak
Gun Soetopo ini menggunakan sistem pertanian organik, sehingga buah yang
dihasilkan lebih berkualitas.
Usaha dagang sabila farm ini
tidak memiliki kemitraan dalam bentuk apapun baik itu disektor hilir ataupun
hulu. Di dalam mau pun luar negeri sabila farm ini tidak memiliki kemitraan.
Tengkulak pun tidak ada dalam usaha dagang ini. Sabila farm ini tetap ingin
berdiri sendiri tanpa ada nya kemitraan.
Kerjasama yang dilakukan oleh
usaha dagang ini ada beberapa macam baik didalam maupun diluar negeri. Kerja
sama sengat dibutuhkan bagi sabila farm ini dalam memasarkan produknya. Ada
beberapa kerja sama yang dilakuakn oleh pihak sabila farm.
Pertama pada saat didalam
negeri. Didalam negeri pak gun ada melakukan satu kerja sama yang menarik yaitu
popi. Popi adalah pemuda petani. Dengan kerja sama dengan anak – anak muda
membuat pak gun merasa sangat senang bila masih ada anak muda yang senang untuk
bertani. Kerja sama ini bertujuan untuk menumbuhkan minat dan bakat para
mahasiswa dalam bertani. Jadilah petani yang bisa keliling dunia bersama pak
gun. Popi ini tersebar diberbagai daerah di indonesia. Tempat – tempat nya
seperti bogor, kalimantan barat, dan lain sebagainya. Dengan adanya kerja sama
ini maka dapat diketahui anak – anak muda yang akan menjadi orang sukses.
dengan adanya popi ini maka dalam pemasaran pun akan lebih mudah karena anak –
anak muda saat ini pasti memiliki pemikiran yang kreatif untuk mengetahui
peluang pasar dan memasarkannya
Kedua ketika berada diluar
negeri. Kerja sama yang akan dilakukan yaitu dengan mencari partner. Dengan
mendapatkan partner maka dalam pemasaran diluar negeri akan lebih mudah.
Partner juga selain menjadi rekan kerja juga dapat menjadi promotor di
negaranya. Sehingga dalam pasar luar negeri peran partner ini sangat lah
penting.
Tak hanya diluar negeri,
didalam negeri pun peran dari partner sangatlah besar dalam membeli dan
mempromosikan produk di dalam negeri sendiri. Hal ini dapat menjadi nilai
tambah sehingga kesejahteraan promotor dapat tercapai.
Buah naga masih menjadi pilihan masyarakat
karena buah naga memiliki banyak kegunaan dan manfaat. Dalam membudidayakan
buah ini cukup mudah. Dengan harga yang cukup tinggi serta banyak nya minat
dioasar akan buah ini, maka banyak orang yang ingin untuk membudidayakan
tanaman yang satu itu. Namun sebelum itu ada beberapa hal penting yang harus
diperhatikan sebelum membudidayakan tanaman naga ini.
Ketinggian tanah yang cocok untuk penanaman
buah naga ini adalah 0 – 1000 MDPL. Curah hujan yang sesuai adalah kisaran 600
– 3000 ml/tahun. Tanah yang baik adalah tanah yang berpasir – lempung liat
dengan pH tanah 6,2. Lahan tersebut adalah lahan yang tidak tergenang.
Dalam melakukan budidaya maka
hal – hal yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :
·
Pembibitan
Dalam
budidaya buah naga terdapat proses pembibitan sulur buah naga. Tahapan
pembuatan stek sulur buah naga adalah sebagai berikut :
1. Benih yang digunakan adalah Stek
batang (yang telah disertifikasi)
2. Stek berukuran 30-35 cm yang bagian
bawah stek diruncingkan sebagai penanda
3. Kriteria sulur /batang yang
dijadikan stek adalah sulur sudah tua dan pernah berproduksi
·
Persiapan
Tanam Buah Naga
Kegiatan
budidaya buah naga sebelum memasuki masa penanaman harus disiapkan beberapa hal
yaitu sebagai berikut :
Jarak
Tanam : 2,5 m X 2,5 m atau 3m X 3m (atau disesuaikan dengan kondisi lahan)
Tiang
Panjatan : BetonTinggi 2 m (saat
penanaman 50 cm tiang ditanam). Diameter tiang: 12 cm X 12 cm, rangka
tiang 8 mm. Bahan tiang beton dibuat dari adukan semen: koral/split:
pasir dengan perbandingan 1:3:5 atau 1:2:3 Tiang Panjatan Kayu tanaman hidup “jaran” atau jaranan.
Diameter tiang kayu jaranan ± 10 cm karena tiang kayu jaranan akan bertambah
besar.
·
Penanaman
Kegiatan penanaman buah naga
mempunyai langkah-langkah sebagai berikut :
1. Penanaman buah
naga dilakukan dengan membuat ukuran lubang
tanam 1 meter x 1 meter dengan kedalam 50 cm. Bagian bawah diukur dengan kedalam 30 cm dibentuk sesuai ukuran tiang.
2. Dalam penanaman dibutuhkan nutrisi untuk buah naga seperti ; pupuk
kandang sebanyak 10 kg, sekam
bakar 1 kg dan kapur dolomit secukupnya sesuai dengan keadaan tanah.
3. Menanam stek buah
naga. Dalam penanaman dianjurkan tidak menanam terlalu dalam
dan ikat . Tujuannya
agar stek buah naga tidak mengalami pembusukan akar dan dilakukan pengikatan
setek agar tumbuh dengan tegak sesuai dengan media rambatan.
·
Pemupukan
Kegiatan pemupukan dilakukan
ketika di awal penanaman diberi 20 kg pupuk kandang. pupuk susulan pada buah naga
dilakukan setiap 4 bulan sekali dengan memberikan pupuk kandang sebanyak
10 kg/tiang.
·
Pengairan
intensitas penyiraman pada masa awal
dilakukan seminggu sekali dengan memperhatikan kondisi tanah apakah tanah
tersebut sudah lembab atau kering. Hal tersebut dikarenakan buah naga tidak
terlalu menyukai kondisi air yang menggenang.Buah Naga sangat efisien dalam
penggunaan air, walau saat kemarau Buah Naga tidak disiram setiap hari.
·
Pemangkasan
Pemangksan dilakukan untuk memaksimalkan penyerapan nutrisi oleh tanaman
dan agar tiang panjatan tidak terlalu
terbebani oleh banyaknya sulur.
·
Pengikatan
Pengikatan dilakukan ditahun
pertama setelah penanaman, hal ini bertujuan agar sulur merasa aman dan nyaman untuk
mengeluarkan akar sehingga dapat mencengkram serta tumbuh di tiang panjatan.
·
Pemanenan
Pemanenan dapat
dilakukan setahun setelah penaman buah naga. Waktu pemanenan relatif singkat.
Karena dalam sebuah duri berubah menjadi sebuah bunga memerlukan waktu 20 hari.
Dari bunga hingga buah itu memerlukan waktu 30 hari. Jadi total keseluruhan
panen buah dapat kita lakukan sekitar lebih kurang 50-60 hari. Panen buah dapat
dilakukan pada musim musim seperti saat ini yaitu bulan november – januari.
Namun di sabila farm ini memberikan pencahayaan lagi sehingga bisa berbuah
diluar musim. Pemanenan harus menggunakan gunting karena dalam memanen harus
memotong bagian daun yang mana harus memutuskan batang buah nya. Dalam memotong
buah pun harus bentuk “V”.
·
Produksi buah di sabila farm
dan harga buah per Kg yaitu :
1.
Buah Naga Merah Rp. 30.000/Kg
2.
Buah Naga Kuning (Celenicereus
Megalanthus) Rp. 200.000/Kg
3.
Buah Naga Orange Rp. 300.000/Kg
4.
Pepaya California Rp. 10.000/Kg
5.
Srikaya Jumbo Rp. 40.000/Kg
6.
Sirsak Rp. 20.000/Kg
7.
Ciplukan Peluvian Rp. 300.000/Kg
8.
Alpukat
9.
Jambu Kristal Rp. 25.000/Kg
10.
Lemon Seedless Pakem Rp. 30.000/Kg
11.
Durian Musang King
12.
Kurma
Pembahasan
Bentuk badan hukum yang dimiliki oleh Sabila Farm yaitu
UD (Usaha Dagang). Sabila Farm memiliki visi dan misi yang ingin dicapai. Visi
yang dimiliki oleh Sabila Farm yaitu meningkatkan kuantitas dan kualitas
komoditas buah naga dan buah lainnya dan meningkatkan pengetahuan masyarakat
tentang pertanian, sedangkan misi dari Sabila Farm yaitu memperluas lahan
penanaman buah naga dan buah lainnya, menerapkan teknologi budidaya dan
pascapanen buahnaga dan buah lainnya dan menyelenggarakan pelatihan dan penelitian
bagi masyarakat dan mahasiswa.
I. Sejarah
Singkat Perusahaan
Bapak
Muhammad Gunung Soetopo bersama istrinya Ibu Elly Mulyati merupakan pemilik
atau owner dari UD.Sabila Farm.Bapak Gunung Soetopo merupakan lulusan Jurusan
Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.Beliau pernah bekerja
sebagai pegawai negeri serta menjadi penasehat perusahaan benih hortikultura
berteknologi tinggi. Selain itu, Bapak Gunung Soetopo juga pernah menjadi
petani hortikultura di Depok dengan menanam melon, semangka, bungapotong dan
memproduksi media tanam.Pengalaman menjadi penasihat perusahaan benih
hortikultura berteknologi tinggi memberikanya ilmu dalam berusaha tani,
sehingga beliau bertekad kebun Sabila Farm menjadi pelabuhan terakhir karir
beliau..
Nama
“Sabila” diambil dari nama anak bungsu pemilik perusahaan ini, selain itu kata
“Sabila” memiliki arti yaitu Sarana Belajar Ilmu Allah.Pada awalnya, kebun
Sabila Farm hanya berfungsi sebagaikebun produksi.Namun seiring dengan
perkembangan keinginan pengunjung, fungsi kebun Sabila Farm bertambah menjadi
kebun rekreasi.Oleh karena itu, pihak perusahaan melakukan pembenahan dalam
penataan kebun dan penambahan fasilitas atau sarana wisata seperti aula joglo,
gazebo dan penginapan.Beberapa tahun terakhir Sabila Farm juga menjadi tempat
edukasi.Banyak pelajar dan mahasiswa yang melakukan PKL, magang maupun
penelitian di kebun Sabila Farm.Mereka berasal dari berbagai perguruan tinggi
di seluruh Indonesia, bahkan beberapa diantaranya berasal dari luar negeri.
Hingga
saat ini Sabila Farm telah berkembang menjadi kebun hortikultura berbasis
Agrowisata, yang didalamnya mencakup kegiatan konservasi, produksi, rekreasi
dan edukasi.Sabila Farm juga telah menginspirasi pelajar dan mahasiswa yang
melakukan PKL, magang maupun penelitian untuk menjadi seorang agropreneur.
Agrowisata Sabila Farm telah ramai dikunjungi oleh wisatawan dari dalam kota
mauupun luar kota. Jumlah kunjungan dalam tiap tahun paling banyak pada saat
musim panen yaitu pada bulan November-April. Pada tahun ke tahun secara umum
mengalamai pengingkatan jumlah pengunjung, namun dikarenakan pengunjung yang
datang tidak selalu menulis dalam buku tamu 31 maka angka yang tertulis
terlihat menurun
II. Lokasi
dan Keadaan Umum Perusahaan
Sabila
Farm merupakan perkebunan buah-buahan yang terletak di Jalan Kaliurang KM 18,5
Dusun Kertodadi Pakem-Sleman Yogyakarta. Desa Pakembinangun memiliki luas 41,80
Ha, berada di Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman dengan koordinat 7o 39’25”S dan
110o 25’21”E.Kecamatan Pakem dibatasi oleh desa-desa sekitarnya yang meliputi:
1. Sebelah
utara berbatasan dengan Desa Hargobinangun.
2. Sebelah
selatan berbatasan dengan Desa Umbulmartani.
3. Sebelah
timur berbatasan dengan Desa Wukisari.
4. Sebelah
barat berbatasan dengan Desa Harjobinangun.
Berdasarkan
topografinya, Desa Pakembinangun berada pada ketinggian 398-976 km dari
permukaan laut dengan curah hujan 200 mm/tahun, serta suhu rata-rata per tahun
23-30oC. Letak Desa Pakembinangun berada di lereng Gunung Merapi dan sering
terkena dampak erupsi membuat tanah di desa ini berasal dari batuan vulkanik.
Lahan yang
digunakan Sabila Farm untuk menanami buah-buahan khususnya buah naga tidak
sesuai untuk kegiatan usaha tani karena memiliki curah hujan yang tinggi dan
merupakan lahan padas.Dari keadaan tersebut, Bapak Gunung Soetopo berinovasi
dengan menghasilkan teknologi tepat guna sehingga kebun Sabila Farm yang
memiliki lahan marginal (sub-optimal) dapat menghasilkan hasil panen yang
optimal berkualitas premium. Teknologi yang diterapkan di Sabila Farm adalah
teknologi pencahayaan lampu yang mengkondisikan penyinaran tanaman lebih dari
dua belas jam untuk 33 menstimulus munculnya bunga dan buah di luar musim.
Dengan begitu Sabila Farm akan tetap berproduksi di luar musim panen Buah Naga
walaupun kuantitasnya tidak sama dengan pada saat masa panen.
Usaha tani
yang dilakukan oleh Bapak Gunung Soetopo ini menggunakan sistem pertanian
organik, sehingga buah yang dihasilkan lebih berkualitas. Sabila Farm memiliki
lima areal kebun buah yang tersebar di sekitar Jalan Kaliurang. Kebun Sabila
Farm 1 ini merupakan tempat untuk kegiatan agrowisata, namun selain di kebun
Sabila Farm 1 tersebut terkadang pengunjung juga 3dapat mengunjungi kebun
Sabila Farm 2 apabila keadaan kebun Sabila Farm 1 sedang tidak berbuah atau
buah habis dipanen. Kebun Sabila Farm 3,4 dan 5 difokuskan untuk kebun
produksi. Komoditas buah yang diproduksi oleh Sabila Farm diantaranya
|
Sabila Farm
1 |
2,5 Ha |
Buah Naga
Putih Buah Naga
Merah Buah Naga
Merah Super Srikaya
Jumbo Kurma |
|
Sabila Farm
2 |
1,1 Ha |
Buah Naga
Merah Buah Naga
Merah Super Srikaya
Jumbo |
|
Sabila Farm
3 |
1,2 Ha |
Buah Naga
Merah Buah Naga
Merah Super |
|
Sabila Farm
4 |
3 Ha |
Buah Naga
Putih Buah Naga
Merah Buah Naga
Kuning Buah Naga
Oren Srikaya
Jumbo Lemon Alpukat Jambu
Kristal Durian Pepaya
California |
|
Sabila Farm
5 |
3 Ha |
Srikaya
Jumbo Sirsak
Madu Alpukat Jambu
Kristal Jambu Air
Madu Deli Durian |
Kebun Sabila
Farm tidsak hanya menanam buah naga saja melainkan menananm buah-buahan lain
seperti srikaya, kurma, alpukat, lemon, durian, papaya dan jambu. Selain
memproduksi buah-buahan, Sabila Farm juga melakukan pengolahan untuk
meningkatkan nilai tambah produknya. Untuk buah, terdapat banyak produk olahan
berupa buah potong (Slices Fruits),
Selai dan Sirup Buah Naga; Dodol Buah Naga, Srikaya, dan Pepaya; Cheesse Stick
Buah Naga, Pudding Buah Naga, Salad Buah Naga, Pecel Kulit Buah Naga, bahkan
memanfaatkan Bunga Buah Naga yang diolah menjadi Teh Bunga Buah Naga.
Dalam pemasarannya, Sabila Farm tidak mendistribusikan
produknya ke pasar swalayan dan retail. Sistem pemasaran yang digunakan adalah
pemasaran langsung kepada pelanggan dengan sistem pesan atau order dan
penjualan langsung di kebun.
Pelanggan Sabila Farm telah tersebar dari berbagai daerah
di Indonesia khususnya JABODETABEK. Produk yang dipesan akan dikirim melalui
agen pengiriman menggunakan transportasi bis, kereta dan pesawat terbang, lalu
akan diantar ke rumah pengirim atau diambil di tempat pengiriman sesuai dengan
kesepakatan pelanggan sebelumnya dengan biaya pengiriman.
III.
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Berdasarkan Studi lapangan (field trip) yang telah dilaksanakan di Sabila Farm buah (maka didapatkan kesimpulan
sebagai berikut :
1. Sabila Farm, sebagai tempat agrowisata tanaman buah dalam
bidang pertanian, telah menerapkan sistem budidaya yang profesional dengan
berbagai jenis tanaman buah.
2. Perancangan, penggunaan dan pemasaran buah yang dilakukan
oleh Sabila Farm Berastagi sangat memperhatikan hal-hal dalam memajukan
pertanian khususnya di Sleman.
B. SARAN
Melihat
uraian di atas, maka kita tentu menjadi yakin bila budidaya tanaman buah
khususnya buah naga punya prospek yang cukup bagus dalam hal pemasarannya.
Karena saat ini masyarakat juga makin tertarik untuk mendapatkan dan
mengkonsumsi buah ini. Apalagi bentuk buah naga yang unik ini juga punya daya tarik tersendiri, sehingga
membuat orang makin bersemangat untuk membelinya.
Dan bukan
hanya di Indonesia saja, buah naga juga banyak di sukai di negara lain baik di
Amerika, Asia bahkan Eropa. Karena semua sudah tahu kegunaandan khasiat dari buah ini. Jadi pangsa pasarnya juga makin
luas, bukan hanya untuk domestik namun juga bisa ekspor.
Komentar
Posting Komentar