CONTOH ANALISIS PELUANG PASAR AGRIBISNIS “PISANG GORENG KREMES”
Pisang
termasuk tanaman hortikultura, merupakan salah satu jenis buah tropis yang
tidak asing bagi masyarakat dunia. Buah pisang, selain enak, juga memiliki
banyak manfaat. Kandungan gizinya yang lengkap sangat baik bagi kesehatan.
Dalam kehidupan sosial ekonomi masyarakat, buah pisang memiliki peran penting.
Buah
pisang sebagai produk utama tanaman pisang memiliki aneka manfaat. Selain
sebagai buah segar, buah pisang juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan berbagai
macam pangan olahan. Buah pisang dapat diolah salah satunya menjadi pisang
goreng kremes.
Dari
jaman dahulu, pisang goreng menjadi salah satu produk camilan yang sudah akrab
di lidah masyarakat Indonesia. Bahkan popularitas camilan ini kian mencorong
seiring dengan meningkatnya kreativitas para pelakunya dalam mempromosikan
produk olahan pisang buatannya.
Salah
satunya saja seperti inovasi pisang goreng kremes yang mencoba menghadirkan
nilai keunikan tersendiri di lidah para konsumen, karena pisang goreng satu ini
disajikan dengan balutan tepung kremes yang tak hanya mempercantik
penampilannya saja namun juga memperkaya cita rasa pisang goreng yang
disajikan.
o
Konsep
Pasar dan Pemasaran
Pasar adalah tempat bertemunya
pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi jual beli barang atau jasa.
Menurut ilmu ekonomi, pasar berkaitan dengan kegiatannya bukan tempatnya. Pasar
juga merupakan keseluruhan permintaan dan penawaran barang, jasa atau faktor
produksi tertentu. Pasar berfungsi untuk membentuk harga, distribusi, dan
promosi.
Pemasaran adalah suatu sistem total
dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga,
promosi, dan mendistribusikan barang-barang yang dapat memuaskan keinginan dan
mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan. Pemasaran dilakukan untuk
menciptakan nilai bagi pelanggan atau konsumen yang bertujuan untuk menangkap
nilai dari pelanggan sebagai imbalan dan kepuasaan pelanggan.
Pemasaran terfokus pada kepuasan
pelanggan (costumer satisfaction), dapat tercapai bila kebutuhan (needs),
keinginan (wants), dan permintaan (demands) dari pelanggan terpenuhi.
Pisang goreng kremes memusatkan
pada satu aspek tapi dengan banyak varian dan inovasi. Pada terdahulu
kebanyakan dari masyarakat kita menikmati buah pisang hanya mentah atau hanya
digoreng saja, maka dari itu melakukan suatu inovasi makanan dan rasa yang
bahan utamanya adalah pisang dengan berbagai macam varian rasa.
Varian rasa yang disajikan akan
berubah dan terus melakukan suatu inovasi rasa agar para konsumen yang sebagian
besar para mahasiswa dan pelajar tidak jenuh terhadap apa yang telah disajikan.
o
Strategi
pemasaran
Strategi pemasaran merupakan
pernyataan mengenai bagaimana suatu merek atau produk mencapai tujuannya.
Strategi pemasaran yang dilakukan adalah dengan bantuan internet. Peranan
internet yang cukup besar dalam dunia usaha bisa dimanfaatkan dengan baik,
yaitu dengan mempromosikannya di berbagai situs sosial media salah satunya
seperti instagram.
Strategi pemasaran pisang goreng
kremes adalah mengingat persaingan bisnis camilan sudah sangat sesak, maka
penting untuk menjaga kualitas produk yang dihasilkan agar pelanggan tidak lari
ke penjual yang lain. Pastikan citarasa pisang goreng yang ditawarkan selalu
terjaga kelezatannya, dukung dengan kemasan produk yang menarik, dan tambahkan
aneka macam toping untuk menarik minat calon konsumen. Dengan begitu, konsumen
tidak cepat bosan dengan produk camilan yang dipasarkan dan selalu tertarik
untuk kembali membeli produk.
Strategi
pemasaran pesaing utama meliputi :
1. Produk
·
Mutu : Pisang kepok lokal
·
Desain : Konstan
& un-attractivenes
·
Kemasan : Menggunakan plastik makanan kurang higienis
2. Harga
·
Harga satuan : pisang goreng kremes Rp 1.000,- per
buah
·
Diskon penjualan : Tidak ada diskon penjualan
3. Saluran
Distribusi
·
Penjualan langsung
pedagang kaki lima
·
Warung makan
4. Promosi
·
Tulisan di gerobak
penjual
Strategi
pemasaran pisang goreng kremes meliputi :
1. Produk
·
Mutu : Pisang kepok pilihan terbaik dan
berkualitas, agar pisang kepok tidak mengalami kematangan secara cepat
dibungkus mengggunakan plastik kemudian disimpan dalam lemari es
·
Desain : Attractive
& terdiferensiasi
·
Kemasan : box kardus snack atau paper food bag
2. Harga
·
Harga satu tergantung
dengan varian rasa :
-
Cokelat : 5.000,- per porsi
-
Keju : 6.000,- per porsi
-
Matcha : 8.000,- per porsi
·
Diskon penjualan :
kondisi tergantung bulan promosi
3. Saluran
Distribusi
·
Penjualan langsung ke
konsumen meliputi ; mahasiswa, pelajar, masyarakat sekitar kampus dan langsung
ke pedagang kaki lima
4. Promosi
·
Brosur
·
Spanduk
·
Media sosial
·
Promosi secara langsung
mendatangi konsumen
o
Kebutuhan
Pasar Agribisnis
Kebutuhan pasar adalah segala
kebutuhan lebih terhadap barang ataupun jasa yang ingin dipenuhi setiap manusia
pada sesuatu hal yang dianggap kurang. Pemenuhan kebutuhan menjadi faktor dasar
dalam melakukan bisnis.
Pisang goreng memang sudah tidak
asing lagi dimasyarakat. Pisang goreng juga sering dikonsumsi oleh masyarakat.
Rasa pisang goreng yang manis dan renyah membuat pisang goreng banyak disukai.
Peminat olahan pisang goreng memang sangat besar bahkan dari anak kecil hingga
orang tua. Pisang goreng sering dijadikan sebagai jajanan pada saat acara-acara
baik resmi maupun non resmi. Makanan ini dapat dinikmati kapan saja sesuai
keinginan. Lebih enak jika pisang goreng dinikmati dalam keadaan hangat dengan
varian rasa.
Kebutuhan pasar terhadap pisang
goreng kremes sangat besar apalagi untuk mahasiswa dan pelajar. Pisang goreng
kremes dengan varian rasa saat ini sedang menjamur dan banyak peminat nya apalagi
dijual dengan harga yang terjangkau.
o
Pangsa
pasar
Pangsa
pasar (market segment) adalah bagian
dari keseluruhan permintaan suatu barang yang mencerminkan golongan konsumen
menurut ciri khasnya, seperti dari tingkat pendapatan, umur, jenis kelamin, pendidikan,
dan juga status sosial.
Market
share ialah bagian pasar yang dikuasai oleh
suatu perusahaan dan seluruh potensi jual, biasanya dinyatakan dalam
persentase. Atau Pangsa pasar (market
share) adalah persentase
total dari penjualan suatu perusahaan (dari seluruh sumber) dengan total
penjualan jasa ataupun produk dalam industri.
Pangsa pasar merupakan bagian dari
pasar yang dapat dicapai oleh perusahaan. Pangsa pasar dapat menjadi salah satu
dari indikator meningkatnya kinerja pemasaran suatu perusahaan. Pangsa pasar
dari produk olahan pisang goreng kremes adalah Market
Follower, disebut pengikut pasar apabila pangsa
pasar yang dikuasai berada pada kisaran 20%.
Penjualan pisang goreng kremes pada
tahun 2019 mendatang memiliki target market share sebanyak 20% dari keseluruhan
pasar yang juga menjual produk olahan yang sama. Untuk mencapai target pasar
tersebut, dibutuhkan manajemen yang baik dan terencana.
Jika ternyata pangsa pasar yang
didapatkan lebih dari 20%, itu artinya kinerja manajemen berjalan baik.
Sebaliknya, jika di tahun tersebut pangsa pasar yang didapatkan dibawah 20%
maka itu menunjukan kinerja pemasaran kurang baik dan kurangnya efesiensi dan
efektifitas.
o
Konsumen
Kerenyahan serta keunikan pisang
goreng kremes yang diinovasikan para pelaku usaha ini tentunya memberikan daya
tarik tersendiri bagi para konsumen. Sehingga wajar adanya bila pisang goreng
kremes ini mulai banyak dicari para pelanggan dari berbagai kalangan masyarakat
dan menjadi salah satu peluang bisnis yang cukup potensial untuk dikembangkan.
Dibandrol denga kisaran harga yang cukup terjangkau, produk pisang goreng
kremes ini bisa diterima pasar menengah ke bawah dan diminati pula oleh
kalangan masyarakat menengah ke atas.
o
Perilaku
Konsumen
Perilaku konsumen adalah sebuah
kegiatan yang berkaitan erat dengan proses pembelian suatu barang atau jasa.
Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat
keputusan pembelian. Ketika memutuskan akan membeli suatu barang atau produk,
tentu sebagai konsumen selalu memikirkan, mempertimbangkan, dan mempertanyakan
barang sebelum membeli merupakan atau termasuk ke dalam perilaku konsumen.
Perilaku konsumen terhadap
pembelian produk olahan pisang goreng kremes terbagi menjadi 2 ciri yaitu
bersifat rasional dan irasional :
·
Rasional
1. Konsumen
membeli karena kebutuhan
2. Camilan
pisang goreng kremes dipilih konsumen untuk memberikan kegunaan optimal bagi
konsumen
3. Konsumen
memilih camilan yang mutunya terjamin
4. Konsumen
memilih camilan yang harganya sesuai dengan kemampuan konsumen
·
Irasional
1. Konsumen
sangat cepat tertarik dengan promosi langsung yang diberikan melalui media
sosial
2. Konsumen
memilih camilan yang sedang ngetren atau dikenal luas
3. Konsumen
memilih camilan bukan berdasarkan kebutuhan, melainkan keinginan
o
Segmentasi,
Targeting ,dan Positioning
Segmentasi
adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang
berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang
mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Segmentasi pasar
juga dapat diartikan sebagai proses pengidentifikasian dan menganalisis para
pembeli di pasar produk, menganalisis perbedaan antara pembeli di pasar.
Prosedur melakukan segmentasi pasar
produk olahan pisang goreng kremes dapat melalui tahap survey. Pada tahap ini
dilakukan wawancara kepada target segmen pasar untuk mendapatkan pemahaman
terhadap sikap, motivasi, dan perilaku konsumen. Wawancara bisa dilakukan dalam
bentuk kuesioner, di mana data kuesioner yang terkumpul dapat dijadikan
informasi atas atribut-atribut yang dibutuhkan.
Secara geografis, pisang goreng
kremes menunjukan semua pasar yang ada wilayah Kota Yogyakarta khususnya di
wilayah Umbulharjo. Secara demografis, pisang goreng kremes menargetkan orang-orang
di semua kalangan dan jenis kelamin. Produk olahan pisang goreng kremes untuk
semua kalangan dan untuk dikonsumsi siapa saja.
Targeting
adalah proses mengevaluasi setiap daya tarik segmen kemudian memilih satu atau
lebih karakteristik untuk dilayani. Targeting adalah persoalan bagaimana
memilih, menyeleksi, dan menjangkau pasar. Targeting atau menetapkan target
pasar merupakan tahap selanjutnya dari analisis segmentasi.
Pisang goreng kremes menetapkan
target konsumennya pada anak-anak muda seperti mahasiswa dan pelajar dengan
usia 15-25 tahun. Dimana saat ini kebanyakan anak muda yang suka dengan camilan
yang manis, unik dan sedang tren. Dengan produk olahan pisang goreng kremes
konsumen akan merasakan pisang goreng yang berbeda yaitu dengan varian rasa
cokelat, keju, dan matcha.
Positioning
adalah tindakan perusahaan untuk merancang produk dan bauran pemasaran agar
dapat tercipta kesan tertentu diingatan konsumen. Sehingga dengan demikian
konsumen segmen memahami dan menghargai apa yang dilakukan perusahaan dalam
kaitannya dengan para pesaingnya.
Apabila target pasar sudah jelas,
positioning adalah bagaimana kita menjelaskan posisi produk kepada konsumen.
Apa beda produk dibandingkan kompetitor dan apa saja keunggulannya. Keunikan
bentuk dan kerenyahan pisang goreng yang ditawarkan, cukup memberikan nilai
tambah yang bernilai jual tinggi. Sehingga tidak heran bila harga jual pisang
goreng kremes lebih tinggi dibandingkan pisang goreng biasanya. Jika pisang
goreng biasanya dihargai Rp 1.000,- per bijinya, maka pisang goreng kremes
dengan varian rasa bisa laku di pasaran dengan kisaran harga sekitar Rp 5.000,-
sampai Rp 8.000,- per porsi. Untuk menghindari kebosanan para pelanggan, bisa
menambah varian rasa yang beragam pada pisang goreng kremes yang akan di
pasarkan.
Selain memberikan varian rasa, juga
bisa memperhatikan kualitas produk yang dihasilkan. Biasanya konsumen lebih
menyukai pisang goreng yang tepungnya renyah dan tidak banyak minyak. Untuk itu
pada saat mengolahnya, usahakan adonan tepung kremes yang dibuat cukup renyah
dan tidak mengandung banyak minyak.
o
Analisis
SWOT
1. Strenght
(Kekuatan)
·
Mempunyai ciri khas
menu yang berbeda dengan usaha pisang goreng lainnya yaitu pisang goreng kremes
rasa cokelat, keju, dan matcha.
·
Mudah dalam melakukan
promosi langsung khususnya kepada para mahasiswa.
·
Rasanya sangat enak dan
kremes nya gurih.
·
Harganya cukup murah,
dan terjangkau sesuai dengan kantong mahasiswa dan pelajar.
2. Weakness
(Kelemahan)
·
Tidak cocok bagi orang
yang tidak suka pisang.
·
Belum mempunyai tempat
tetap berjualan.
·
Masih baru memulai
menjual.
·
Harga bahan baku tidak
stabil (untuk varian rasa)
3. Opportunity
(Peluang)
·
Digemari seluruh
kalangan masyarakat khususnya mahasiswa dan pelajar.
·
Ciri khas menu yaitu
pisang goreng menjadikan usaha ini menjanjikan.
·
Budaya masyarakat yang
konsumtif yaitu suka makan.
4. Threat
(Ancaman)
·
Banyak saingan diluar
sana.
·
Harga bahan baku yang
sewaktu-waktu bisa naik dapat menyebabkan kenaikan harga pisang goreng kremes
yang mungkin dapat mengurangi pembeli.
o
Pemasaran
dan Saluran Produk Pertanian
Pemasaran adalah suatu sistem
proses sosial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka
butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan
nilai dengan orang lain.
Manajemen pemasaran adalah sebagai
kegiatan yang direncanakan, dan diorganisasikan yang meliputi pendistribusian,
penetapan harga dan dilakukan pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan yang
telah dibuat dan tujuannya untuk mendapatkan tempat dipasar agar tujuan utama
dari pemasaran dapat tercapai.
Pemasaran produk olahan pisang
goreng kremes dapat dilakukan dengan memanfaatkan sosial media merupakan salah
satu metode pemasaran yang belakangan ini sangat populer. Ada banyak kelebihan
dari pemasaran produk satu ini seperti kemampuan untuk tetap menjalin
komunikasi dua arah juga untuk tetap update informasi yang sejalan dengan
perkembangan lingkungan target sampai perkembangan kebutuhan dan keinginan
pasar.
Pemasaran dengan basis sosial media
memberi ruang bagi tim pemasaran memberikan layanan secara lebih personal dengan
adanya sistem messaging dimana konsumen bisa menyampaikan keluhan mereka secara
langsung dan mendapatkan tanggapan secara personal.
Pemasaran dengan cara ini bahkan
bisa membuka channel survei untuk membantu tim pemasaran melakukan riset dengan
cara yang praktiks dan murah. Bahkan memungkinkan menarik konsumen lebih dalam
terlibat dalam perumusan produk sampai perumusan strategi promosi.
Saluran pemasaran adalah
seperangkat organisasi yang saling tergantung yang terlibat dalam proses
pembuatan produk untuk dikonsumsi. Saluran pemasaran antara satu bagian dengan
bagian lainnya dari suatu organisasi adalah satu kesatuan yang saling
tergantung, yang nantinya akan memperlancar arus produk kepada konsumen.
Alur pemasaran hasil pertannian
adalah proses distribusi hasil pertanian mulai dari produsen sampai kepada
konsumen. Proses pemasaran dan alur yang tepat akan berdampak pada keuntungan
yang baik bagi produsen, sehingga produsen berhasil dalam usahanya.
Alur distribusi yang digunakan
untuk penjualan pisang goreng kremes adalah saluran distribusi langsung, yaitu
saluran distribusi yang langsung mengarah pada konsumen, seperti mahasiswa,
pelajar, masyarakat sekitar maupun langsung ke pedagang kaki lima. Saluran
distribusi langsung ini biasanya dilakukan oleh agribisnis pertanian dalam
skala kecil.
o
Bauran
Pemasaran Produk Pertanian
Dalam memasarkan suatu produk, diperlukan suatu pendekatan yang mudah dan fleksibel yang biasa disebut sebagai bauran pemasaran (marketing mix). Marketing mix atau yang diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi bauran pemasaran adalah suatu strategi penjualan atau promosi serta penentuan harga yang bersifat unik serta dirancang untuk menghasilkan pertukaran yang saling menguntungkan untuk pasar yang dituju.
·
Product
Produk olahan merupakan produk yang
dapat memberikan manfaat, memenuhi kebutuhan konsumen, dan dapat memuaskan
konsumen. Pisang goreng kremes dengan varian rasa cokelat, keju, dan matcha
mampu memberikan kesan tersendiri kepada para pelanggan karena memberikan cita
rasa yang unik dan membuat konsumen untuk membeli lagi.
·
Price
Penetapan harga merupakan suatu hal
penting. Penetapan harga akan dapat mempengaruhi pendapatan total dan biaya.
Harga merupakan fakor utama penentu posisi dan harus diputuskan sesuai dengan
pasar sasaran, bauran ragam produk, serta persaingan. Pisang goreng kremes
dibandrol dengan harga Rp 5.000,- sampai Rp 8.000,- per porsi. Harga tersebut
terjangkau untuk kantong para mahasiswa dan pelajar.
·
Place
Jangkauan tempat menjadi suatu yang
harus dipertimbangkan secara matang, tempat-tempat yang strategis tentu
memiliki peluang akses publik yang lebih baik, namun biaya sewa dari tempat
tersebut juga harus diperhitungkan sebagai konsekuensi dari kemudahan akses ke
konsumen.
Untuk tempat tetap penjualan pisang goreng kremes belum ada tetapi penjualan dilakukan secara langsung kepada konsumen yaitu dengan mengantarkan langsung atau konsumen mengambil langsung melalui pemesanan terlebih dahulu atau produsen menawarkan secara langsung kepada konsumen.
·
Promotion
Promosi merupakan suatu aktivitas
dan materi yang dalam aplikasinya menggunakan teknik, dibawah pengendalian
penjual/produsen, yang dapat mengkomunikasikan informasi persuasif yang menarik
tentang produk yang ditawarkan oleh penjual/produsen, baik secara langsung
maupun melalui pihak yang dapat mempengaruhi pembelian.
Promosi yang dilakukan melalui
media sosial salah satunya instagram dan juga melalui pengedaran brosur
dikampus atau penawaran secara langsung kepada konsumen.
o
Kebutuhan
Sumber Daya dalam Agribisnis
Sumber
daya adalah suatu nilai potensi yang dimiliki oleh suatu materi atau unsur
tertentu dalam kehidupan. Sumber daya tidak selalu bersifat fisik, tetapi juga
non-fisik (intangible). Sumber daya
ada yang dapat berubah, baik menjadi semakin besar maupun hilang, dan ada pula
sumber daya yang kekal (selalu tetap). Selain itu, dikenal pula istilah sumber
daya yang dapat pulih atau terbarukan (renewable
resources) dan sumber daya tak terbarukan (non-renewable resources).
Sumber
daya sangat diperlukan dalam agribisnis agar memperlancar proses usaha yang
akan dijalankan. Sumber daya yang dibutuhkan untuk produk olahan pisang goreng
kremes meliputi ;
1. Bahan
baku
·
Pisang kepok
·
Minyak goreng
·
Tepung terigu
·
Garam
·
Air
·
Tepung beras
·
Gula tepung
·
Tepung sagu
·
Gula merah
·
Telur
·
Pewarna makanan
·
Varian rasa cokelat,
keju, dan matcha
2. Peralatan
·
Penggorengan
·
Kompor
·
Spatula
·
Sendok
·
Pisau
·
Mangkong / tempat
adonan
3. Modal
Sumber daya modal adalah barang
atau hasil produksi yang digunakan untuk menghasilkan produk selanjutnya.
Bentuk modal meliputi ;
·
Modal nyata (konkret)
adalah modal yang dapat dilihat secara konkret dalam proses produksi. Contoh :
peralatan, dan bahan baku.
·
Modal tidak nyata
(abstrak) adalah modal yang tidak dapat dilihat tetapi memiliki nilai dalam
perusahaan. Contoh : nama baik, dan merek produk.
4. Tenaga
Kerja
Segala
kemampuan yang dimiliki manusia. Baik jasmani maupun rohani yang digunakan
dalam proses produksi. Tenaga kerja yang digunakan pada usaha produk olahan
pisang goreng kremes adalah orang yang mampu memproduksi olahan dengan baik dan
juga harus memiliki sikap jujur dan rajin berusaha.
o
Perencanaan
Agribisnis
Perencanaan agribisnis
memperhatikan keseluruhan sumber daya yang dimiliki dan yang akan digunakan
dalam usaha. Perencanaan agribisnis produk olahan pisang goreng kremes memiliki
tujuan sebagai berikut :
·
Merumuskan keuntungan
yang ingin dicapai sesuai dengan tujuan usaha.
·
Menentukan sumber daya
yang akan digunakan, meliputi bahan baku, peralatan, modal, dan tenaga kerja.
·
Identifikasi
kendala-kendala yang dihadapi dan kemungkinan upaya untuk mengatasinya.
·
Perkiraan kebutuhan
modal dan upaya untuk pengadaanya.
·
Perkiraan arus uang
tunai.
·
Pengetahui dan
kemampuan untuk menentukan kapan menambah modal dan bagaimana menggunakannya
dengan baik.
·
Pengetahuan tentang
beberapa biaya bunga yang harus dibayar apabila menggunakan modal dari luar,
misalnya kredit bank.
·
Pengetahuan kapan harus
membayar bunga dan mengangsur pinjaman dari luar agar kesinambungan usaha tidak
terganggu.

Komentar
Posting Komentar